Bola Lampu Hemat Energi
Sebenarnya sudah ada bola lampu yg lebih hemat listrik dan lebih awet. Bola lampu ini terbuat dari tabung fluorescen yg sinarnya sama terangnya dgn bola lampu biasa. lampu fluoresen memiliki tabung yg memancarkan cahaya putih. listrik mengalir melalui gas merkuri di dlm tabung sehingga gas menghasilkan sinar yg menyebabkan lapisan khusus di dalam tabung menyala putih.
Kamis, 29 November 2012
Rabu, 28 November 2012
Listrik pada benda-benda dan cara kerjanya
1. Lampu
Sebelum bola lampu listrik ditemukan sekitar 100 tahun yang lalu, orang2 menggunakan lampu gas dan minyak. sekarang, listrik digunakan pada malam hari untuk lampu-lampu yg menerangi jalan-jalan, gedung, dan rumah.
Bagaimana lampu menyala? Ketika suatu benda menjadi panas, benda itu akan memancarkan sinar. Di dalam bola lampu yg menyala, kawat filamen menjadi sangat panas sehingga memancarkan sinar. Itulah sinar yg kita lihat keluar dari bola lampu. filamen ini harus berada di dalam bola lampu, karena jika filamen di luar bola lampu, filamen akan terbakar. Fiamen tdk terbakar di dalam bola lampu karena ada gas yg menahan terbakarnya filamen. Sinar bola lampu ini akan habis dalam beberapa minggu atau 1 bulan karena filamennya putus sehingga lampu tdk menyala.
Sekarang bola lampu dibuat dgn menggunakan sedikit unsur yg disebut halogen yg bereaksi dgn filamen logam sehingga memancarkan sinar yg jika semakin panas akan semakin terang. Filamen itu dimasukan ke dalam bola lampu khusus yg terbuat dari kuarsa. Lampu ini disebut lampu halogen kuarsa, dan sering digunakan untuk lampu depan mobil.
Tetapi untuk lampu2 di tempat umum, tdk ada bola lampu. Penggantinya adalah tabung kaca yg memancarkan warna putih, bahkan ada juga yg dpt memancarkan sinar bermacam-macam warna. Tabung lampu ini tdk berisi filamen logam, tetapi gas yg bersnar saat arus listrk melaluinya. gas itu bernama Sodium. Sodium akan memancarkan cahaya berwarna oranye, dan sering digunakan untuk lampu-lampu jalan. berbeda dengan filamen dlm bola lampu, gas sodium tdk memanas.
Filamen di dalam bola lampu dibuat dari logam tungsten yg tdk meleleh kecuali pada suhu 3400'C. ketika lampumenyala, arus listrik akan mengalir melalui filamen. Listrik menghasilkan panas saat melawati kawat yg kecil.
Sebelum bola lampu listrik ditemukan sekitar 100 tahun yang lalu, orang2 menggunakan lampu gas dan minyak. sekarang, listrik digunakan pada malam hari untuk lampu-lampu yg menerangi jalan-jalan, gedung, dan rumah.
Bagaimana lampu menyala? Ketika suatu benda menjadi panas, benda itu akan memancarkan sinar. Di dalam bola lampu yg menyala, kawat filamen menjadi sangat panas sehingga memancarkan sinar. Itulah sinar yg kita lihat keluar dari bola lampu. filamen ini harus berada di dalam bola lampu, karena jika filamen di luar bola lampu, filamen akan terbakar. Fiamen tdk terbakar di dalam bola lampu karena ada gas yg menahan terbakarnya filamen. Sinar bola lampu ini akan habis dalam beberapa minggu atau 1 bulan karena filamennya putus sehingga lampu tdk menyala.
Sekarang bola lampu dibuat dgn menggunakan sedikit unsur yg disebut halogen yg bereaksi dgn filamen logam sehingga memancarkan sinar yg jika semakin panas akan semakin terang. Filamen itu dimasukan ke dalam bola lampu khusus yg terbuat dari kuarsa. Lampu ini disebut lampu halogen kuarsa, dan sering digunakan untuk lampu depan mobil.
Tetapi untuk lampu2 di tempat umum, tdk ada bola lampu. Penggantinya adalah tabung kaca yg memancarkan warna putih, bahkan ada juga yg dpt memancarkan sinar bermacam-macam warna. Tabung lampu ini tdk berisi filamen logam, tetapi gas yg bersnar saat arus listrk melaluinya. gas itu bernama Sodium. Sodium akan memancarkan cahaya berwarna oranye, dan sering digunakan untuk lampu-lampu jalan. berbeda dengan filamen dlm bola lampu, gas sodium tdk memanas.
Filamen di dalam bola lampu dibuat dari logam tungsten yg tdk meleleh kecuali pada suhu 3400'C. ketika lampumenyala, arus listrik akan mengalir melalui filamen. Listrik menghasilkan panas saat melawati kawat yg kecil.
Langganan:
Postingan (Atom)